Solskjaer : Penyelesaian Akhir Kami Kurang Oke

Cwmbran.info – Manchester United harus kembali mengalami trend yang kurang baik pada musim sebab mereka kembali mendapatkan hasil imbang melawan Southampton dalam ajang Premier League pekan-4. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan Soton. Nah, Solskjaer pun kembali memberikan alasan mengenai hasil imbang timnya, dirinya menilai jika para pemainnya kurang tajam untuk menyelesaikan peluang.

Dari hasil imbang tersebut kini MU hanya meraih lima poin dari empat pertandingan terakhir yang sudah mereka jalani. Apalagi dalam tiga pertandingan terakhir mereka gagal mendapatkan kemenangan bahkan harus takluk dikangdang pada pekan lalu. Melawan Wolves mereka juga dipaksa hanya bermain imbang kendati mereka bisa memenangkan pertandingan tersebut, lalu melawan Crystal Palace MU bahkan harus menelan kekalahn di Old Trafford sementara melawan Southampton mereka hanya tampil imbang dengan skor 1-1.

Dengan serangan hasil imbang yang diterima timnya, kini nama Ole Gunnar Solskjaer pun kembali dipertanyakan. Ia dinilai terlalu ceroboh karena tidak mendatangkan banyak pemain baru dan juga melepas banyak pemain lama musim ini. Dan Solskjaer kini beralasan jika timnya kurang bagus dalam masalah penyelesaian akhir sebab pada pertandingan tersebut tim anak asuhnya bermain dengan sangat bagus dan menciptakan peluang yang banyak.

”Pada pertandingan melawan Soton, kami sudah menciptakan begitu banyak peluang yang bagus. Para pemain kami sudah menciptakan dua hingga tiga peluang, tetapi bola tersebut tidak masuk. Dan masalah penyelesain akhir adalah masalah yang harus kami atasi.” ujar Solskjaer.

”Saya pikir jika peluang tersebut masuk, kami bisa mengakhir laga dengan cepat karena lawan tidak akan mencoba untuk bangkit. Melawan Chelsea adalah laga yang luar biasa, tetapi kami sial ketika bermain melawan Wolves, dan juga Crystal Palace.” ungkap Solskjaer.

Mantan Pemain Arsenal Bilang Harry Maguire Belum Bisa Terbukti Untuk MU

Cwmbran.info – Mantan pemain Arsenal yakni Charlie Nicolas mengatakan jika dirinya merasa tidak ada yang bagus dari penampilan dair bek anyar Manchester United Harry Maguire. Dirinya merasakan jika penampilan Harry Maguire terlalu dibesar-besarkan.

Seperti yang sudah diketahui jika Harry Maguire sudah memainkan debut pertandingannya melawan Chelsea. Ia tampil berduet dengan Victor Lindelof dilini pertahanan MU hingga membuat klub barunya itu berhasil menang dengan skor 4-0. Penampilan bagus Maguire pun berhasil menyita pujian yang begitu banyak atas penampilannya.

Namun mantan pemain Arsenal yakni Charlie Nicolas merasakan jika penampilan Maguire terlalu biasa untuk bermain melawan Chelsea yang sedang pesakitan.

”Banyak yang memberikan pujian terhadap Maguire, tetapi saya merasa dia menampilkan permainan yang terlalu biasa saja.” terang Nicolas.

Dia kembali menambahkan jika Maguire hanya menampilkan permainan yang memang seharusnya harus dilakukan oleh pemain bertahan itu sebabnya penampilan pemain timnas Inggris itu terlalu biasa saja.

”Dia bermain dengan perintah dair pelatihnya, dengan bertahan dan menjaga pemain lawan untuk banyak bergerak di kotak penalti.”

”Dengan penampilan melawan Chelsea yang memang sedang dalam masalah, saya pikir menyebut Harry Maguire merupakan pemimpin dan bek terbaik dunia terlalu cepat. Ia bermain dengan apa yang dia miliki, dan melawan mereka Chelsea bukanlah sebuah keputusan dan langsung menyebutkan sebagai bek terbaik.”

Nicolas justru mengatakan jika ujian dari Harry Maguire adalah ketika bertanding melawan Wolverhampton karena tim tersebut adalah ujian sesungguhnya dan menjadi penilain apakah Maguire bisa menjadi pemain yang tepat untuk lini belakang MU.

Solskjaer Ultimatum Alexis Sanchez

Cwmbran.info – Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer diberitakan sudah membulatkan tekadnya untuk memberikan kesempatan penyerang MU, Alexis Sanchez untuk menjadi pemain yang akan tampil diskuat utama. Ia memberikan kesempatan kepada Sanchez tidak mudah ia memberikanya tantangan agar pemain timnas Chile itu bertahan dengan resiko bermain dari bangku cadangan. Atau jika pun Sanchez merasa tidak nyaman akan hal itu ia meminta sang penyerang untuk pergi dari klub.

Nama Alexis Sanchez memang sedang dalam kondisi yang tidak terlalu baik, masa depannya juga tidak jelas diklub. Sebab yang bersangkutan sejak musim lalu belum berhasil menunjukan kualitasnya seperti ketika masih membela Arsenal. Sang pemain sendiri baru saja berlatih dan bergabung dengan skuat utama MU di Carringhton. Ia baru kembali karena mengalami cedera hamstring usai memperkuat negaranya di ajang Coppa Amerika 2019.

Bahkan pada ajang Pramusim Sanchez belum pernah bermain dalam satu pertandingan pun sehingga masa depannya dipertanyakan. Dikarenakan ia belum berhasil membuktikan dirinya dihadapan manajer Ole Gunnar Solksjaer. Solkskjaer sendiri mengindikasikan akan mempertahankan pemain berusia 30 tahun ini beberapa waktu yang lalu. Namun nampaknya pelatih asal Norwegia ini malah berubah pikiran ia merasa pemain seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial akan menjadi penyerang utama dan Sanchez kemungkinan akan terpinggirkan.

Dilansir oleh The Sun jika masa depan Sanchez sudah berada dititik terakhirnya, sebab baru-baru ini Ole Gunnar Solksjaer kabarnya sudah memberikan dua pilihan kepadanya jika dia. Pergi dari klub atau bertahan tetapi ia harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Hal itu jelas membuat Sanchez kebingungan dan murka karena Solskjaer sudah mempermainkan perasaanya.

 

Danny Murphy : Maguire Luar Biasa!

Cwmbran.info –  Debut Harry Maguire bersama Manchester United pada pertandingan Premier League Minggu kemari kontra Chelsea, menuai banyak pujian. Ia dinilai berhasil menunjukan kualitasnya yang layak untuk dibeli dengan harga mahal. Dengan bukti penampilan bagusnya membuat banyak yang menilai jika MU bisa dengan mudah untuk finis diposisi empat besar Premier League.

Manchester United berhasil mendapatkan tiga poin usai menumpas Chelsea di Old Trafford pada pekan pertama Premier League, Minggu 11 Agustus 2019. Setan Merah berhasil menang dengan skor 4-0 tanpa balas. Laga itu sendiri menjadi debut manis untuk sosok Harry Maguire yang mampu mengamankan gawang MU dari Clean Sheat.

Sebelum jalannya pertandingan begitu banyak yang merasakan jika Maguire tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya pada laga pertama untuk MU. Ia justru membalas kritikan tersebut dengan penampilan luar biasa dijantung pertahanan MU bersama Vicktor Lindelof. Bahkan mantan manajer MU, Jose Mourinho merasa Maguire seperti batu yang susah untuk dihancurkan.

Dengan penampilan bagus Maguire pada laga debutnya membuat banyak optimis jika pemain timnas Inggris itu dapat tampil konsisten maka ia bisa membawa Paul Pogba dkk bisa bersaing diposisi empat besar musim ini. Danny Murphy yang merupakan pundit di Talksport menilai jika pemain berusia 26 tahun ini merasa tidak memiliki rasa takut dan canggung bermain di Old Trafford dengan bandrolnya yang begitu mahal mencapai 80 juta poundsterling.

”Dia begitu percaya diri dan tenang, dia luar biasa tidak merasa canggung dengan 75 ribu fans di Old Trafford. Ia begitu kuat dan sangat sulit dilewati oleh lawan-lawannya.”

”Luke Shaw harus berterima kasih dengan Maguire yang mampu memblok beberapa bola yang gagal diantipasi oleh Shaw. Dia benar-benar sempurna untuk United. Saya pikir mereka tidak salah dalam melakukan investasi.”

 

 

Lukaku Murka Dengan Solskjaer

Saga transfer kepindahan Romelu Lukaku ke Italia masih berlanjut, kini ada kabar yang terungkap dari beberapa laporan media setempat. Kabarnya sang penyerang memiliki hubungan yang dingin dengan manajer Ole Gunnar Solskjaer.

Semenjak Ole Gunnar Solskjaer menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada pertengahan musim lalu. Sang pemain tidak terlalu senang dengan kehadiran manajer asal Norwegia ini. Ia dikabarkan merasa tidak dipercaya untuk menjadi penyerang utama klub. Bahkan ia mencetak gol penting di ajang Liga Champions ketika menghadapi Psg.

Romelu Lukaku sendiri sudah mendapatkan tawaran untuk bergabung ke Italia dengan Inter Milan. Kabarnya sang penyerang bahkan sudah memiliki kesepakatan verbal dengan Inter dan hanya menunggu mereka membayar harga transfernya kepada Manchester United.

Namun laporan yang terkini mengungkapkan jika Lukau sudah berang dengan Ole Gunnar Solksjaer yang mencampakannya begitu saja. Dia merasa tidak diperlukan oleh oleh sang pelatih bahkan ketika ia harus berlatih di klub.

Bahkan kabarnya Lukaku sudah tidak mau bertatap muka lagi dengan Ole Gunnar Solskjaer lantaran ia merasa tidak diberikan pergi dan transfernya coba diblokir untuk bergabung bersama Inter Milan. Dari beberapa kabar jika pemain timnas Belgia ini sudah mengungsi bersama Anderlect yang merupakan mantan klubnya ketika masih remaja. Lukaku sendiri sudah melakukan mogok latihan selama sepekan terakhir. Dimana ia akan mempertahankan aksinya sehingga membuat MU akan segera melepasnya.

Sayang langkah Lukaku masih diamati manajemen MU, laporan terkini menyebutkan MU hanya akan menjual sang striker tak kurang dari 75 juta poundsterling dan sang penyerang akan segera diberikan sanksi denda oleh klub karena tidak memiliki izin berlatih dengan klub lain tanpa sepengetahuan klubnya. Mereka juga menambahkan MU akan membiarkan Lukaku tanpa bermain untuk mendisplinkan sang penyerang dengan ketidak profesionalnya.

Moise Kean Pernah Tolak Tawaran MU

Cwmbran.info – Rupanya ada sebuah cerita dimasa lalu dimana pemain muda Moise Kean pernah mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan Manchester United. Namun langkah tersebut tidak terealisasi dikarenakan ayah dari sang pemain menolak akan hal itu.

Nama Moise Kean sendiri memang bukan dibesarkan dalam keluarga yang bahagia. Ia merupakan seorang anak imigran yang harus hidup di negara orang tanpa memiliki status hidup di negara mana. Akan tetapi dirinya memiliki tekad kuat untuk sukses di dunia sepak bola. Ia juga memiliki potensi sehingga ia mampu memiliki hidup yang jauh lebih baik dari masa lalu.

Kabarnya dirinya pernah mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan raksasa Inggris Manchester United ketika usianya masih 15 tahun. Sayangnya ia menolak peluang tersebut. Dan ia memutuskan untuk tetap bermain di turin.

Rupanya kabar ini diungkapkan oleh ayah dari Kean sendiri yakni Biorou Jean Kean. Dia menceritakan kisah itu dan menerangkan jika sang anak pernah hampir bergabung dengan MU. Tapi dia meminta sang anak untuk kenolak kesempatan tersebut. Ia beralasan jika anaknya terlalu muda untuk hidup di negara seperti Inggris.

“Saya memintanya untuk menolak transfer tersebut (Manchester United). Ibunya setuju untuk membiarkannya pergi ke United. Akan tetapi saya merasa ia terlalu muda kala itu. Dia masih baru berusia 14 atau 15 tahun saja dan itu tidak terlalu baik untuk hidup di negeri orang. Saya memintanya untuk bertahan di akademi Juventus karena saya yakin ia akan banyak belajar disini.”

Kabarnya Moise Kean akan segera pindah ke Inggris. Pemain Internasional Italia ini akan bergabung dengan Everton dengan mahar 32 juta euro dan Everton sendiri akan segera meresmikan sang pemain dalam waktu dekat.

 

Direktur Olahraga Juve, Sedang di London

Cwmbran.info – Gosip yang menyebutkan jika Paulo Dybala dan juga Romelu Lukaku yang akan saling bertukar klub kemungkinan akan segera terwujud. Dimana petinggi Juventus yakni Fabio Partici sudah dikabarkan berada di kota London untuk berjumpa dengan perwakilan Manchester United.

Juventus sendiri tampaknya ngotot untuk mendatangkan Romelu Lukaku sehingga rela mengorbankan Dybala ke MU. Pelatih baru Sih Nyonya Tua, Maurizio Sarri memang kabarnya tidak memasukan nama Dybala dalam rencananya musim ini melihat dia hanya ingin memainkan seorang penyerang utama yang kuat dalam bertarung dilini depan. Bukan type permainan Dybala yang bukan seorang target man.

Itu sebabnya Lukaku merupakan pemain yang tepat dengan pemainan Sarri yang akan memanjakan pemain timnas Belgia itu. Bahkan petinggi Juve sudah mendapatkan restu dari Cristiano Ronaldo untuk mendatangkan Lukaku pada musim ini.

Alfredo Pedulla yang merupakan media terkenal asal Italia menerangkan jika Fabio Partici sudah terbang ke Inggris dimana London merupakan tujuannya. Demi berjumpa dengan management Manchester United yang memiliki kantor di London tersebut.

Ia juga menambahkan jika Partici ditemani dengan agen dari Paulo Dybala, yaitu Mariano yang sedang berdiskusi dengan pihak untuk membahas beberapa detail dari kontrak Dybala jika jadi bergabung dengan Setan Merah.

Namun Juventus tidak semudah itu melapaskan Dybala mereka meminta MU membayar sedikit dana tambahan dimana mereka mematok harga Dybala sekitar 100 juta euro. Sementara Lukaku berharga 85 juta euro, yang artinya MU diminta membayar sekitar 15 juta euro untuk pemain asal Argentina.

Tidak hanya itu kabarnya Partici juga memiliki urusan lain dengan rival sekota United, yaitu Manchester City. Bukan mencoba menawarkan Dybala kepada Thecityzens tapi membahas tentang nasib Joao Cancelo yang begitu dimanti oleh Pep Guardiola pada bursa transfer musim ini.

City dikabarkan sangat tertarik untuk mendatangkan Cancelo ke Etihad dikarenakan mereka ingin memperkuat sektor fullback kanan yang musim lalu tidak tampil maksimal. Pemain seperti Danilo dan Kayle Walker tidak bermain begitu baik dan membuat Guardiola mencoba mendatangkan seorang pemain bertahan.

 

Kemenangan Tipis Manchester United Atas Inter Milan Di Pertandingan Pramusim

Manchester United mengawali awal musim ini dengan pertandingan di laga Pramusim International Champions Cups 2019. Dalam pertandingan tersebut Manchester United bertanding melawan Inter Milan yang di adakan di National Stadium, Singapura pada hari Sabtu kemarin.

Di pertandingan tersebut Manchester United berhasil meraih kemenangan walaupun hanya unggul 1 gol saja lewat sundulan dari Nemanja Matic.

Babak Pertama

Mengawali awal pertandingan, seperti biasanya Manchester United langsung tampil dengan sangat ganas dan melakukan penekanan terhadap pertahanan dari Inter Milan.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, di menit ke-4 Manchester United hampir bisa membobol gawang dari Inter Milan beruntung sang kiper dari Inter Milan, Samir Handonovic berhasil dengan sigap menahan tendangan keras dari Anthony Martial.

Memasuki menit ke-15, giliran Paul Pogba yang berhasil mendapatkan kesempatan emas lewat operan bola silang dari Daniel James, tetapi sayangnya tendangan keras dari Pogba melenceng kearah atas mistar gawang.

Pada menit ke-29 giliran Inter Milan yang berhasil melakukan counter dengan cepat, sayangnya kesigapan dari Bek kanan Luke Shaw berhasil menghentikan penyerangan dari S.Longo.

Inter Milan lebih memilih bermain bertahan kala babak pertama di karenakan mereka hampir tidak bisa melakukan penyerangan akibat serangan yang bertubi-tubi dari Manchester United tetapi Manchester United juga tidak dapat mencetak gol di babak pertama walaupun mereka memperoleh banyak kesempatan.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Manchester United tetap menguasai arah permainan dengan mendominasi penguasaan bola sebesar 61% atas Inter Milan.

Tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya Manchester United berhasil menjebol gawang dari Inter Milan lewat konversi tendangan sudut dari Marcus yang berhasil di sundul oleh Nemanja Matic dan masuk ke gawang Inter Milan.

Unggul 1 gol membuat Manchester United semakin gencar melakukan penyerangan mereka sehingga membuat Inter Milan hanya dapat bertahan untuk menunggu kesempatan melakukan counter serta untuk mengurangi kebobolan untuk yang kedua kalinya.

Akhirnya sampai saat laga berakhir Pertandingan antara Manchester United melawan Inter Milan di menangkan oleh Manchester United walaupun hanya unggul 1 gol saja.

Sebagai seorang pelatih dari Manchester United, Ole Gunner Solskjaer mengatakan bahwa ia memiliki 2 rasa terhadap pertandingan tersebut, satu rasa adalah bangga tetapi di satu sisi lain ia juga kecewa.

Ole Gunner Solskjaer bangga atas perjuangan para anak asuhnya untuk bisa memenangkan pertandingan tersebut. Tetapi ia juga kecewa di karenakan dalam pertandingan yang bisa di katakan sangat didominasi oleh Manchester United mereka hanya bisa menciptakan 1 buah gol saja.

Menurutnya sepertinya saat ini para anak asuhnya harus bisa belajar lebih banyak tentang cara melakukan penyelesaian yang lebih baik agar dapat menciptakan lebih banyak gol serta kemenangan untuk Manchester United

Pada pertandingan selanjutnya Manchester United akan berhadapan dengan juara kedua Liga Champions 2018-2019, Tottenham hotspur yang akan di Selenggarakan pada hari Kamis tanggal 25 Juli 2019 di Stadium Hongkou Football, Shanghai.