Belajar Memilah-Milah Kepada Siapa Dan Sampai Dimana Batas Anda Bersikap Baik Pada Orang

Banyak orang saat ada butuhnya, ada perlunya datang dengan membawa berbagai cerita kesulitannya, kesusahannya, dengan segala kekhawatiran dan kecemasannya. Dan menjelaskan dari awal sampai akhir. Dan mengharapkan pengertian dan belas kasihan kita padanya. Dan ujung-ujungnya akan meminta belas kasihan dan pertolongan. Sehingga dari kejadian seperti ini kita bisa belajar ada orang yang tidak mau dikasihani, ada orang yang mau dikasihani agar mendapatkan kemudahan.

Belajar Memilah-Milah Kepada Siapa Dan Sampai Dimana Batas Anda Bersikap Baik Pada Orang

Tapi semua itu balik lagi pada kita, apakah kita akan mengasihani mereka,apakah kita akan dengan mudah dan legowo membantu mereka. Saya tidak mengajarkan untuk menjadi orang yang tidak berperi kemanusiaan. Yang tidak memiliki rasa empati dan simpati. Semua orang pasti diharapkan memiliki perasaan kemanusiaan, empati serta simpati. Tapi, ada batasnya untuk semua itu. Menjadi orang baik boleh bahkan bagus. Tapi sesuatu yang berlebihan juga tidak bagus bukan. Hingga baik yang berlebih juga itu tidak bagus. Tidak baik. Entah itu untukmu atau orang sekitarmu.

Karena ada beberapa jenis orang yang saat kita baikkin, mereka akan berterima kasih, dan membalas semua kebaikan kita dengan cara mereka. Ada juga yang akan terus mengenang bantuan kita. Sehingga mereka akan menyimpannya sebagai balas budi. Sehingga mereka akan segan pada anda, dan akan membalasnya entah pada anda langsung atau orang yang anda cintai. Tapi ada juga orang yang sudah kita berikan sejuta sikap baik. Tapi mereka malah semakin meninggi. Mereka malah tidak tahu diri, dan semakin menjadi. Ada loh orang seperti ini. Jika kalian belum pernah bertemu dengan orang seperti ini, ya baguslah. Jangan sampai.

TapiĀ  jika anda bertemu dengan orang seperti ini. Ya anda harus belajar dari itu, sehingga anda tidak akan jatuh dilubang yang sama. Alias tidak akan memberikan bantuan yang dimana dia sendiri sebenarnya tidak terlalu membutuhkan. Kadang orang sebenarnya bukannya tidak mampu menyelesaikan masalahnya, tapi dia terbiasa untuk semua yang instan sehingga meminta bantuan anda atau bantuan orang lain agar masalah mereka lebih cepat terselesaikan, tanpa mereka harus bersusah payah.